Fungsi dan Cara Memasang Speaker Protektor Pada Power Amplifier

DIVAIZ – Fungsi dan Cara Memasang Speaker Protektor Pada Power Amplifier. Cara pasang speaker protector. Seperti yang diketahui secara umum para perakit power amplifier atau pun power amplifier rakitan banyak yang menggunakan rangkaian protektor speaker ini. Speaker protektor bisa juga dikatakan sebagai pengaman speaker, yang mana memiliki fungsi sebagai peredam adanya kejutan sinyal yang timbul saat pertama kali menyalakan power amplifier.

Ketika power amplifier dinyalakan maka rangkaian protektor speaker akan langsung bekerja dan langsung menunda dengan jeda waktu beberapa mili detik sehingga kejutan sinyal maupun tegangan dari power amplifier akan terbuang dan speaker tidak akan berbunyi jeduk.

Dengan demikian maka loud speaker akan terbebas dan aman dari kujutan-kejutan sinyal liar saat power amplifier mulai dinyalakan yang dapat merusak loud speaker. Adanya rangkaian speaker protektor ini cukup penting pada sebuah power amplifier apalagi untuk power amplifier yang memiliki Watt besar.

Biasanya power amplifier Watt besar saat dinyalakan akan berbunyi jeduk dan hal tersebut bisa membuat kita kaget dan terlebih bisa saja merusak sebuah loud speaker. Nah, disini lah peran penting spekaer protektor yaitu sebagai peredam kejutan atau dentuman saat power amplifier dinyalakan.

Baca Juga : Cara Memperbaiki Amplifier Rusak Dengung.

Fungsi dan Cara Memasang Speaker Protektor Pada Power Amplifier.

Fungsi dan Cara Memasang Speaker Protektor Pada Power Amplifier

Cara Memasang Speaker Protektor Pada Power Amplifier.

Untuk memsang rangkaian speaker protektor ini sebenarnya cukuplah mudah yang mana spekaer protektor bisa di umpamakan sebagai jembatan antara power amplifier dan loud speaker. Pada rangkaian speaker protektor terdapat input dan output yang mana input tersebut dihubungkan ke output driver power amplifier.

Sementara output dari rangkaian speaker protektor dihubungkan ke loud speaker. Agar rangkaian ini bisa bekerja maka dibutuhkan power supply atau tegangan antara 12 Volt atau juga 18 Volt.

Dari berbagai rangkaian speaker protektor untuk tegangan nya ada yang memakai sistem tunggal yaitu 0-12/18 Volt dan ada yang memakai sistem simetris (12V-ct-12V) atau (18V-ct-18V). Untuk lebih jelas nya perhatikan skema gambar berikut.

Pada skema layout ini adalah speaker protektor stereo, jadi terdapat dua output ke loud speaker yaitu speaker R dan speaker L. Apabila power amplifier kalian mono maka gunakan saja speaker protektor yang mono atau tunggal.

Jika kalian ingin merakit atau membuat speaker protektor sendiri maka berikut ini adalah skema speaker protektor stereo dengan menggunakan empat buah transistor dan tegangan power supply 12 Volt.

Dari skema di atas untuk tegangan menggunakan 12 Volt tunggal atau bukan simetris. Speaker protektor 4 transistor ini membutuhkan komponen yang cukup banyak jika dibanding dengan rangkaian speaker protektor 1 transistor dan 3 transistor.

Demikianlah pembahasan tentang fungsi dan cara pasang speaker protektor power amplifier. Semoga informasi ini bisa menambah wawasan dan juga bisa bermanfaat untuk kalian yang sedang membutuhkan informasi terkait.

Bagikan :

4 Comments

Reply