Penyebab Saat Ambil Uang di ATM Tapi Uang Tidak Keluar

DIVAIZ – Penyebab Saat Ambil Uang di ATM Tapi Uang Tidak Keluar. Dalam kehidupan moderen saat ini, kita akan membutuhkan jasa pelayanan pembayaran yang cepat. Jasa pelayanan ini biasa disebut perbankan. Perbankan mampu menyimpan uang yang anda miliki, mengirim uang, menerima uang, dan lain-lain.

Dengan adanya jasa perbankan semua kehidupan ini terasa mudah, mulai dari urusan bayar-bayar, dan lain lain. Jasa perbankan ini mampu dipercaya karena telah mendapatkan jaminan dari lembaga otoritas jasa keuangan milik negara. Jadi tidak usah khawatir jika kita menyimpan uang dengan jumlah yang sangat besar di suatu bank.

Ada banyak sekali fasilitas-fasilitas yang bisa didapatkan oleh nasabahnya. Mulai dari Anjungan Tunia Mandiri (ATM), Call Center, ATM keliling, dan lain lain. Tentu saja dengan adanya fasilitas tambahan ini akan membuat para nasabahnya lebih betah ketika mereka menggunakan jasa suatu perbankan. Salah satu fasilitas yang ada di perbankan adalah ATM.

ATM ini merupakan tempat yang biasa digunakan untuk mengambil uang, mengirim uang dan mengecek uang, namun ada beberapa yang bisa kita gunakan untuk deposit pulsa. Namun apakah anda pernah mengalami kejanggalan ketika anda mengambil uang disuatu ATM? Masalah tersebut pasti Uang yang tidak keluar dari mesin ATM? Berikut ini beberpa penyebab saat ambil uang di ATM tapi uang tidak keluar.

Baca Juga : Kode Bank BNI,BCA,MANDIRI,BRI Seluruh Indonesia.

Penyebab Saat Ambil Uang di ATM Tapi Uang Tidak Keluar.

Penyebab Saat Ambil Uang di ATM Tapi Uang Tidak Keluar

 

1. Uang di ATM Habis.

Apabila anda mengalami masalah tidak keluarnya uang ketika anda melakukan penarikan di ATM, mungkin salah satu penyebabnya adalah Uang yang ada di dalam ATM habis. Penulis tidak mengetahui secara pasti apakah benar uang dalam ATM habis, namun berdasarkan pengalaman penulis sendiri ketika menarik uang dengan nominal yang sangat kecil, Uang tersebut tidak bisa keluar.

Lalu penulis mengecek saldo pada tabungan dan mendapati saldo tersebut berkurang. Dan penulis menyimpulkan bahwa uang dalam ATM habis, karena setelah penulis melakukan penarikan uang, ada orang lain yang akan melakukan penarikan uang dan dia juga menyimpulkan hal demikian.

Namun setelah 1 minggu, penulis mengecek lagi saldo dan ternyata saldo tersebut telah di kembalikan. Jika anda merasa uang anda tidak kembali, anda bisa mendatangi bank langsung dan meminta konfirmasi lebih lanjut.

2. Jaringan Bermasalah.

Biasanya masalah ini sering muncul ketika ada sesuatu masalah yang terjadi di suatu bank. Penulis tidak pernah memiliki pengalaman penarikan uang ketika jaringan bermasalah, namun penulis memiliki sedikit informasi yang penulis baca di salah satu artikel.

Jika terjadi jaringan bermasalah, maka janganlah panik  karena kasus ini hampir sama seperti uang dalam ATM habis. Namun penulis tidak mengetahui lebih lanjut apakah jaringan tersebut bermasalah atau uang dalam ATM habis. Yang harus anda lakukan adalah menarik uang secara langsung lewat netteler.

3. Terblokirnya PIN.

Terblokirnya PIN dapat membuat menonaktifkan segala aktifitas di ATM anda, semisal seperti penarikan uang dan pengiriman uang. Biasanya terblokirnya PIN disebabkan oleh seringnya mencoba memasukan nomor PIN yang salah sebanyak 3x berturut turut. Hal itu pernah dialami oleh penulis, lalu penulis menanyakan ke petugas keamanan bank.

Kemudian beliau menyuruh saya untuk mengganti PIN yang terblokir tersebut ke pihak banknya langsung. Penggantian PIN tersebut hanya mengeluarkan uang sebesar Rp.5000. PIN yang terblokir tidak akan bisa digunakan lagi sebelum anda mengaktifkannya kembali, karena ini merupakan salah satu system keamanan dari pihak bank untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.